Tingkat Kesukaan Puding Ubi Jalar Ungu (Lpomoea Batatas L.Poir) Untuk Pencegahan Diabetes Melitus Pada Mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat, termasuk konsumsi makanan tinggi gula dan rendah serat. Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L. Poir) kaya akan serat dan antosianin yang berperan sebagai antioksidan serta memiliki potensi sebagai bahan makanan fungsional untuk pencegahan DM.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesukaan terhadap puding berbahan dasar ubi jalar ungu sebagai camilan sehat alternatif. Desain penelit...
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat, termasuk konsumsi makanan tinggi gula dan rendah serat. Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L. Poir) kaya akan serat dan antosianin yang berperan sebagai antioksidan serta memiliki potensi sebagai bahan makanan fungsional untuk pencegahan DM.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesukaan terhadap puding berbahan dasar ubi jalar ungu sebagai camilan sehat alternatif. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan uji organoleptik terhadap dua formulasi puding (P1 dan P2) yang dinilai oleh 21 panelis mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Manado. Aspek yang diuji meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa menggunakan skala hedonik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi P2 lebih disukai dibandingkan P1, dengan skor tertinggi pada atribut warna (85,7%), rasa (71,4%), aroma (57,1%), dan tekstur (50%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa puding ubi jalar ungu formulasi P2 memiliki tingkat penerimaan yang baik dan berpotensi sebagai alternatif camilan sehat untuk pencegahan diabetes melitus. Penelitian ini juga mendukung pemanfaatan pangan lokal dalam diversifikasi makanan sehat.