Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan seseorang. Data riskesdas 2018 menunjukk an bahwa prevelensi karies gigi pada anak usia 5-12 tahun di Indonesia mencapai 93% dengan 57,6% tidak perena mendapatkan pelayanan kesehatan gigi. Hal ini menandakan masi rendahnya kesadaran dan praktik perilaku menyikat gigi yang benar pada anak-anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku menyikat gigi pada siswa kela V SD Inpres...
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan seseorang. Data riskesdas 2018 menunjukk an bahwa prevelensi karies gigi pada anak usia 5-12 tahun di Indonesia mencapai 93% dengan 57,6% tidak perena mendapatkan pelayanan kesehatan gigi. Hal ini menandakan masi rendahnya kesadaran dan praktik perilaku menyikat gigi yang benar pada anak-anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku menyikat gigi pada siswa kela V SD Inpres Malalayang Dua Kota Manado
Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan perilaku menyikat gigi. Penel itian ini dilaksanakan pada minggu ke 4 bulan Mei 2025 di SD Inpres Malalayang Dua Kota Manado. Populasi penelitian berjumlah 52 responden, sampel penelitian ini diambil total populasi dari kriteria inklusi berjumlah 49 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuisioner. Data yang diperoleh ditabulasi dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi presentase disertai dengan keterangan.
Berdasarkan hasil penelitian ini tentang perilaku menyikat gigi pada siswa kelas V SD Inpres Malalayang Dua Kota Manado menunjukan bahwa kriteria perilaku “baik” sebanyak 41 responden (83.67%), sedangkan kriteria “kurang baik” sebanyak 8 responden (16,33%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa kelas V SD Inpres Malalayang Dua memiliki perilaku menyikat gigi yang tergolong “baik”.