PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
13X Dilihat
Skripsi

Efektivitas Rendam Kaki Air Hangat dengan Garam dan Serai terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi : Randomized Controlled Trial (RCT)

Rolly Rondonuwu
Pengarang
Jeremia Christian Poluakan
Pengarang
Maykel Kiling
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Skripsi
2026
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di seluruh dunia. Penaganannya selain farmakologis, tetapi juga dapat dilakukan melalui non-farmakologis, seperti terapi rendam kaki menggunakan air hangat. Penambahan bahan alami seperti garam dan serai diyakini dapat meningkatkan efektivitas terapi ini, terutama melalui relaksasi serta pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi). Tujuan: untuk mengetahui efektivita... Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di seluruh dunia. Penaganannya selain farmakologis, tetapi juga dapat dilakukan melalui non-farmakologis, seperti terapi rendam kaki menggunakan air hangat. Penambahan bahan alami seperti garam dan serai diyakini dapat meningkatkan efektivitas terapi ini, terutama melalui relaksasi serta pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi). Tujuan: untuk mengetahui efektivitas rendam kaki air hangat dengan garam dan serai dibandingkan rendam kaki air hangat saja terhadap tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi experiment pendekatan Randomized Controlled Trial dua kelompok. Sampel berjumlah 60 responden yang dibagi secara acak ke dalam kelompok intervensi (rendam kaki air hangat dengan garam dan serai) dan kelompok kontrol (rendam kaki air hangat). Intervensi dilakukan selama 6 sesi dalam 2 minggu. Analisis menggunakan uji Wilcoxon untuk perbedaan sebelum-sesudah dan uji Mann-Whitney untuk perbedaan antar kelompok. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terjadi penurunan tekanan darah yang signifikan secara statistik (p-value < 0,001 untuk sistolik maupun diastolik), dengan rata-rata penurunan sistolik sebesar 6,26 mmHg dan diastolik sebesar 5,27 mmHg. Pada kelompok kontrol juga terjadi penurunan signifikan secara statistik (p-value 0,005 untuk sistolik dan 0,002 untuk diastolik), dengan rata-rata penurunan sistolik sebesar 1,07 mmHg dan diastolik sebesar 1,34 mmHg. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p-value < 0,001), di mana penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Terapi rendam kaki air hangat dengan garam dan serai lebih efektif dibandingkan rendam kaki air hangat.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR KEPERAWATAN 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xiii, 70 Hlm : ilustrasi ; 27 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Tekanan Darah
Hipertensi
rendam kaki
air hangat
garam
serai
terapi non-farmakologis
Pernyataan Tanggung Jawab
Jeremia Christian Poluakan
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A SKR KEPERAWATAN 2026
SKRKEPERAWATAN2026-0
Tersedia
Lampiran Berkas
25_abstrak
Baca
25_bab1
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
25_bab3
Baca
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
25_bab5
Baca
25_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik