Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Skripsi Akses terbatas 2026

Efektivitas Rendam Kaki Air Hangat dengan Garam dan Serai terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi : Randomized Controlled Trial (RCT)

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Skripsi
Bahasa
Indonesia
No. panggil
SKR KEPERAWATAN 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiii, 70 Hlm : ilustrasi ; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
37 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Jeremia Christian Poluakan

Abstrak

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di seluruh dunia. Penaganannya selain farmakologis, tetapi juga dapat dilakukan melalui non-farmakologis, seperti terapi rendam kaki menggunakan air hangat. Penambahan bahan alami seperti garam dan serai diyakini dapat meningkatkan efektivitas terapi ini, terutama melalui relaksasi serta pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi). Tujuan: untuk mengetahui efektivitas rendam kaki air hangat dengan garam dan serai dibandingkan rendam kaki air hangat saja terhadap tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi experiment pendekatan Randomized Controlled Trial dua kelompok. Sampel berjumlah 60 responden yang dibagi secara acak ke dalam kelompok intervensi (rendam kaki air hangat dengan garam dan serai) dan kelompok kontrol (rendam kaki air hangat). Intervensi dilakukan selama 6 sesi dalam 2 minggu. Analisis menggunakan uji Wilcoxon untuk perbedaan sebelum-sesudah dan uji Mann-Whitney untuk perbedaan antar kelompok. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terjadi penurunan tekanan darah yang signifikan secara statistik (p-value < 0,001 untuk sistolik maupun diastolik), dengan rata-rata penurunan sistolik sebesar 6,26 mmHg dan diastolik sebesar 5,27 mmHg. Pada kelompok kontrol juga terjadi penurunan signifikan secara statistik (p-value 0,005 untuk sistolik dan 0,002 untuk diastolik), dengan rata-rata penurunan sistolik sebesar 1,07 mmHg dan diastolik sebesar 1,34 mmHg. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p-value < 0,001), di mana penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Terapi rendam kaki air hangat dengan garam dan serai lebih efektif dibandingkan rendam kaki air hangat.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 25_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 25_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 25_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 25_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 25_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 25_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 25_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A SKR KEPERAWATAN 2026
SKRKEPERAWATAN2026-0
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar