Dalam proses reproduksi manusia, kehamilan, persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir, dan penggunaan kontrasepsi adalah tahapan alami. Data Puskesmas Kolongan tahun 2024 menunjukkan bahwa cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K6) dan peserta KB aktif masih di bawah target. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. C.B di Puskesmas Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.
Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pend...
Dalam proses reproduksi manusia, kehamilan, persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir, dan penggunaan kontrasepsi adalah tahapan alami. Data Puskesmas Kolongan tahun 2024 menunjukkan bahwa cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K6) dan peserta KB aktif masih di bawah target. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. C.B di Puskesmas Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara.
Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan studi kasus, menerapkan manajemen asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan dokumentasi metode SOAP. Subjek penelitian, Ny. C.B, didampingi secara menyeluruh mulai dari masa kehamilan, persalinan, perawatan bayi baru lahir (BBL), nifas, hingga program Keluarga Berencana (KB) dari Agustus 2024 hingga Maret 2025.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa asuhan komprehensif pada Ny. C.B, seorang primigravida berusia 20 tahun (G1P0A0), berjalan dengan baik. Selama trimester kedua kehamilan, ia mengeluhkan kelelahan, dan pada trimester ketiga, keluhan sering buang air kecil dan nyeri punggung. Proses persalinan berlangsung normal, melahirkan bayi perempuan dengan nilai Apgar 8-9, berat lahir 2.700 gram, dan panjang lahir 48 cm. Kunjungan neonatus dan nifas juga berjalan normal, dengan kontraksi rahim yang baik, tinggi fundus uteri (TFU) dan pengeluaran lochea sesuai masa nifas. Ny. C.B kemudian memilih kontrasepsi suntik 3 bulan. Selama masa kehamilan hingga nifas, Ny. C.B mendapatkan asuhan komplementer seperti massage effleurage, hypnobirthing, baby massage, dan pijat oksitosin. Kesimpulan dari asuhan kebidanan komprehensif ini adalah tidak ditemukan adanya penyulit dari masa kehamilan, persalinan, nifas, BBL, neonatus, hingga KB, berkat asuhan kebidanan yang dilakukan secara mandiri, kolaborasi, dan penanganan dini. Disarankan agar responden meningkatkan pengetahuan dan lebih kooperatif dalam memeriksakan diri secara rutin ke tenaga kesehatan selama seluruh fase reproduksi ini.