Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Tingkat Penerimaan Snack Bar Berbahan Tepung Pisang Goroho Dan Bekatul Sebagai Pangan Selingan Fungsional Bagi Penderita Diabetes Melitus Tipe II

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI GIZI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xv, 80 Hal: Ilustrasi; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
37 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Frichilia Karunia Tumiwa

Abstrak

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang prevalensinya terus meningkat. Salah satu upaya pencegahan dan pengendalian diabetes adalah melalui pemilihan pangan selingan yang sehat, kaya serat, dan memiliki indeks glikemik rendah. Tepung pisang goroho dan bekatul merupakan bahan pangan lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi snack bar fungsional karena mengandung pati resisten, serat pangan, vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan sensoris snack bar berbahan tepung pisang goroho dan bekatul sebagai pangan selingan fungsional bagi penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Terdapat dua formulasi snack bar yang diuji, yaitu P1 dan P2. Uji organoleptik dilakukan terhadap 20 panelis yang terdiri dari panelis agak terlatih dan tidak terlatih dengan menilai atribut rasa, warna, aroma, dan tekstur menggunakan skala hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi P2 memperoleh tingkat penerimaan yang lebih tinggi dibandingkan P1. Nilai rata-rata uji hedonik untuk P2 pada atribut rasa, warna, aroma, dan tekstur masing-masing sebesar 3,6; 3,6; 3,9; dan 3,75, sedangkan P1 memperoleh nilai 2,65; 3,35; 3,2; dan 3,05. Rata-rata keseluruhan penilaian P2 berada pada kategori suka (4), sedangkan P1 berada pada kategori netral (3). Dengan demikian, formulasi P2 merupakan formulasi yang paling disukai oleh panelis dan berpotensi dikembangkan sebagai pangan selingan fungsional bagi penderita diabetes melitus tipe 2.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 33_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 33_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 33_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 33_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 33_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 33_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 33_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KTI GIZI 2026
KTI GIZI 2026-292-00
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar