Perempuan meninggal karena komplikasi selama kehamilan dan setelah persalinan. Data dinas kesehatan kota manado tahun 2024, jumlah kasusu kematian ibu 2 kasus dan jumlah kematian bayi 43 kasus. data Puskesmas Kombos Tahun 2024, yang menjadi masalah di puskesmas Kombos yaitu cakupan peserta KB aktif dengan penggunaan yaitu alat kontrasepsi suntik 1.361 (50 %) belum mencapai target nasional (75%). tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. R.Y dip...
Perempuan meninggal karena komplikasi selama kehamilan dan setelah persalinan. Data dinas kesehatan kota manado tahun 2024, jumlah kasusu kematian ibu 2 kasus dan jumlah kematian bayi 43 kasus. data Puskesmas Kombos Tahun 2024, yang menjadi masalah di puskesmas Kombos yaitu cakupan peserta KB aktif dengan penggunaan yaitu alat kontrasepsi suntik 1.361 (50 %) belum mencapai target nasional (75%). tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. R.Y dipuskesmas Kombos Kecamatan Singkil Kota Manado. Jenis Penelitian ini adalah deskritif dengan pendekatan studi kasus menggunakan manajemen asuhan kebidana metode 7 Langkah Varney dan Pendokumentasian Metode SOAP. Subjek Penelitian Ny. R.Y di dampingi saat Hamil, Bersalin, BBL, Nifas dan KB sejak Agustus 2024-Februari 2025. Hasil penelitian diperoleh Ny. R.Y usia 23 tahun 18-19 minggu kehamilannya berlangsung normal sampai umur kehamilan 39-40 minggu janin intra uteri tunggal hidup telah dilakukan kunjungan dirumah selama masa kehamilan sebanyak 5 kali, kunjungan puskesmas sebanyak 6 kali dan kunjungan dokter sebanyak 2 kali proses persalinan aman hingga lahir bayi laki-laki dengan BBL: 3.660 gram dan PB: 50 cm, kunjungan neonatus sebanyak 4 kali. Kunjungan nifas sebanyak 4 kali berjalan dengan normal, serta menjadi akseptor KB 3 bulan. Kesimpulan peneliti dapat menerapkan asuhan komprehensif menggunakan asuhan kebidanan 7 langkah varney dengan pendokumentasian SOAP selama kehamilan sampai keluarga berencanan pada Ny. R.Y berlangsung normal dan tidak ada komplikasi. Saran kepada responden agar tetap mempertahankan bahkan meningkatkan pengetahuan tentang pelayanan kebidanan pada masa kehamilan sampai keluarga berencana