Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) merupakan indikator penting derajat kesehatan masyarakat. Di Puskesmas Tuminting tahun 2024, cakupan KIA masih di bawah target, terutama cakupan peserta KB aktif. Penelitian ini bertujuan menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. A.O di Puskesmas Tuminting, Kecamatan Tuminting, Kota Manado. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan manajemen asuhan kebidanan metode 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP. Subjek p...
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) merupakan indikator penting derajat kesehatan masyarakat. Di Puskesmas Tuminting tahun 2024, cakupan KIA masih di bawah target, terutama cakupan peserta KB aktif. Penelitian ini bertujuan menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. A.O di Puskesmas Tuminting, Kecamatan Tuminting, Kota Manado. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan manajemen asuhan kebidanan metode 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP. Subjek penelitian adalah Ny. A.O yang didampingi sejak hamil, bersalin, bayi baru lahir (BBL), nifas, hingga KB dari 12 September 2024 sampai 15 April 2025. Hasil penelitian menunjukkan Ny. A.O, usia 31 tahun, G2P1A0, menjalani kehamilan normal dengan umur kehamilan 38 minggu, janin intrauterin tunggal dan hidup. Selama kehamilan, dilakukan 6 kali kunjungan rumah. Persalinan berlangsung aman dengan bayi perempuan BBL 3200 gram. Kunjungan neonatus dilakukan 4 kali dan nifas 4 kali. Kondisi kontraksi, TFU, dan pengeluaran lochea sesuai masa nifas. Ny. A.O memilih akseptor KB suntik 3 bulan. Layanan komplementer yang diberikan meliputi pijat effleurage, hypnobirthing, pijat oksitosin, dan pijat bayi. Kesimpulannya, asuhan kebidanan komprehensif dengan metode 7 langkah Varney dan dokumentasi SOAP berhasil diterapkan secara efektif selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan KB. Saran diberikan agar pelayanan asuhan kebidanan tetap dipertahankan dan ditingkatkan sesuai standar.