Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi perhatian utama di Indonesia, dengan prevalensi gigi rusak dan penyakit gusi yang tinggi. Salah satu alternatif pembersih mulut alami yang efektif adalah kayu siwak (Salvadora persica) yang mengandung zat-zat antibakteri dan mineral alami. Namun, penggunaannya di kalangan remaja masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kayu siwak terhadap penurunan indeks plak pada siswa siswi kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Neg...
Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi perhatian utama di Indonesia, dengan prevalensi gigi rusak dan penyakit gusi yang tinggi. Salah satu alternatif pembersih mulut alami yang efektif adalah kayu siwak (Salvadora persica) yang mengandung zat-zat antibakteri dan mineral alami. Namun, penggunaannya di kalangan remaja masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kayu siwak terhadap penurunan indeks plak pada siswa siswi kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Manado.
Jenis Penelitian bersifat survey analitik dengan desain eksperimen semu (quasi experimental) dengan pendekatan pretest-posttest control group. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dan berlokasi di sekolah Madrasah Tsnawiyah Negeri 1 Manado. Jumlah sampel sebanyak 64 siswa dan dibagi menjadi dua kelompok, kelompok eksperimen yang menyikat gigi menggunakan kayu siwak dan kelompok kontrol yang menggunakan sikat gigi. Pengukuran indeks plak dilakukan menggunakan indeks PHP (Personal Hygiene Performance) sebelum dan sesudah perlakuan, Analisa data menggunakan uji paired sample t-test
Hasil penelitian uji Paired Sample T-Test sebelum dan sesudah menyikat gigi menggunakan kayu siwak dan sikat gigi didapakan nilai p=0,00 (p