Kehamilan dan persalinan adalah peristiwa yang normal, banyak wanita yang mengalami masalah selama kehamilan dan proses persalinan yang bahkan menyebabkan kematian. Data Puskesmas Ranomuut tahun 2024 cakupan KIA yang masih dibawah target yaitu peserta KB aktif dengan target nasional 75% sedangkan peserta KB aktif di Puskesmas Ranomuut 17,5%. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.R.L di Puskesmas Ranomuut Kecamatan Paal Dua Kota Manado. Jenis peneliti...
Kehamilan dan persalinan adalah peristiwa yang normal, banyak wanita yang mengalami masalah selama kehamilan dan proses persalinan yang bahkan menyebabkan kematian. Data Puskesmas Ranomuut tahun 2024 cakupan KIA yang masih dibawah target yaitu peserta KB aktif dengan target nasional 75% sedangkan peserta KB aktif di Puskesmas Ranomuut 17,5%. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.R.L di Puskesmas Ranomuut Kecamatan Paal Dua Kota Manado. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan manajemen asuhan kebidanan metode 7 langkah Varney dan pendokumentasian metode SOAP. Subjek penelitian Ny. R.L di dampingi saat hamil, bersalin, BBL, Nifas dan KB sejak Agustus 2024 sampai Februari 2025.
Hasil penelitian diperoleh Ny. R.L umur 20 tahun G1P0A0 kehamilannya berlangsung normal sampai umur kehamilan 39-40 minggu, telah dilakukan kunjungan rumah selama kehamilan sebanyak 6 kali, proses persalinan aman hingga lahir bayi laki-laki, A/S 8-9, BBL: 2.600 gram, kunjungan neonatus sebanyak 3 kali, kunjungan nifas sebanyak 4 kali berjalan normal, dan menjadi akseptor KB suntik 3 bulan. Asuhan komplementer yang diberikan prenatal yoga pada kehamilan, hypnobirthing pada persalinan, pijat bayi dan pijat oksitosin pada nifas. Kesimpulan peneliti dapat menerapkan asuhan kebidanan komprehensif dengan manajemen asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP selama kehamilan, persalinan, BBL, nifas dan keluarga berencana pada Ny. R.L berlangsung normal dan tidak ada komplikasi. Saran kepada responden dapat melakukan deteksi dini dan asuhan kebidanan berkelanjutan saat ibu hamil, bersalin, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana sehingga memungkinkan segera mendapatkan penanganan