Gambaran Status Decayed Missing Filled Teeth (DMF-T) Pada Komunitas Asrama HPMS (Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula) Cabang Sulawesi Utara Di Wawonasa Kecamatan Singkil
Karies gigi adalah penyakit pada jaringan keras gigi akibat aktivitas bakteri yang menyebabkan kehilangan struktur mineral pada gigi. Karies gigi terjadi karena adanya interaksi antara bakteri di permukaan gigi, plak atau biofilm dan diet, terutama komponen karbohidrat yang dapat difermentasikan oleh bakteri plak menjadi asam, terutama asam laktat dan asetat. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui gambaran status decayed missing filled teeth (DMF-T) pada komunitas asrama HPMS (himpunan pelaja...
Karies gigi adalah penyakit pada jaringan keras gigi akibat aktivitas bakteri yang menyebabkan kehilangan struktur mineral pada gigi. Karies gigi terjadi karena adanya interaksi antara bakteri di permukaan gigi, plak atau biofilm dan diet, terutama komponen karbohidrat yang dapat difermentasikan oleh bakteri plak menjadi asam, terutama asam laktat dan asetat. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui gambaran status decayed missing filled teeth (DMF-T) pada komunitas asrama HPMS (himpunan pelajar mahasiswa Sula) cabang Sulawesi Utara di Wawonasa Kecamatan Singkil.
Penelitian ini bersifat deskriptif dilakukan pada bulan Mei 2025. Total populasi 34 sampel sebanyak 30 orang kriteria inluksi dan ekslusi. Instrumen penelitian menggunakan. Alat : kaca mulut, sonde, pinset, excavator. Bahan : kapas, sarung tangan, masker, alkohol 70%, Informed consent, Format pemeriksaan karies gigi. Data yang didapat ditabulasi dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuens persentase
Hasil yang didapat bahwa DMF-T terbanyak yaitu decayed 83 (59,7%), missing 44 (31,7%), filled teeth 12 (8,6%). berdasarkan Kategori DMF-T yaitu sangat rendah 17 (56,7%), rendah 11 (36,7%), sedang dan tinggi memiliki persentase yang sama 1 (3,3%). berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 18 (60%), perempuan 12 (40%). berdasarkan usia terbanyak 20-21 tahun 12 (40%). Kesimpulan didapatkan bahwa hasil berdasarkan pengelaman karies gigi persentase terbanyak yaitu decay 83 (59,7%), missing 44 (31,7%), filling 12 (8,6%). Bardasarkan kategori DMF-T dengan Persentase terbanyak yaitu kategori sangat rendah 17 (56,7%), rendah 11 (36,7%), sedang dan tinggi memiliki persentase yang sama 1 (3,3%).