Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tinggi. Penyebab utama kematian ibu, terhitung sekitar 75% kasus, termasuk pendarahan setelah persalinan, infeksi, komplikasi, persalinan, aborsi yang tidak aman, pre-eklampsia dan eklampsia. Data PWS KIA Puskesmas Tuminting tahun 2023, dan tahun 2024 cakupan persalinan ditolong tenaga kesehatan (Pn) sudah mencapai target nasional 93%, dan cakupan KB aktif belum mencapai target nasional 75%. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Ko...
Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tinggi. Penyebab utama kematian ibu, terhitung sekitar 75% kasus, termasuk pendarahan setelah persalinan, infeksi, komplikasi, persalinan, aborsi yang tidak aman, pre-eklampsia dan eklampsia. Data PWS KIA Puskesmas Tuminting tahun 2023, dan tahun 2024 cakupan persalinan ditolong tenaga kesehatan (Pn) sudah mencapai target nasional 93%, dan cakupan KB aktif belum mencapai target nasional 75%. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. A.L di Puskesmas Tuminting Kecamatan Tuminting Kota Manado.
Jenis penelitian ini bersifat deskriptif, menggunakan metodologi studi kasus dengan menggunakan penerapan Manajemen Asuhan Kebidanan metode 7 langkah varney dan pendokumentasian menggunakan metode SOAP.
Hasil penelitian diperoleh Ny. A.L usia 27 Tahun G1P0A0 kehamilannya berlangsung normal sampai umur kehamilan 39-40 minggu janin intra uteri tunggal hidup telah dilakukan kunjungan rumah selama masa kehamilan sebanyak 4 kali, dan kunjungan puskesmas sebanyak 2 kali. Proses persalinan aman sampai lahir bayi laki-laki dengan APGAR Score 8-9, BBL 3000 gram dan PB 48 cm. Kunjungan neonatus sebanyak 3 kali. Kunjungan nifas sebanyak 4 kali berjalan dengan baik, serta menjadi akseptor kontrasepsi depo provera suntik 3 bulan. Asuhan Kebidanan Komplementer diberikan Eflleurage Massage, Hypnobirthing, Pijat Bayi dan Pijat Oksitosin. Kesimpulan peneliti dapat melaksanakan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan pendokumentasian pada Ny. A.L dengan keadaan ibu dan bayi sehat. Saran kepada responden agar tetap mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan tentang pelayanan kebidanan pada masa kehamilan sampai keluarga berencana.