Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari semua kematian ibu adalah perdarahan setelah melahirkan, infeksi, tekanan darah tinggi selama kehamilan, dan komplikasi dari persalinan. Data Puskesmas Ranomuut, tahun 2023 cakupan K4 dibawah terget nasional, sementara itu tahun 2024 cakupan peserta KB aktif dibawah target nasional 75%. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif di Puskesmas Ranomuut Kecamatan Paal Dua Kota Manado pada bulan Agustus 2023 sampai Januari ...
Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari semua kematian ibu adalah perdarahan setelah melahirkan, infeksi, tekanan darah tinggi selama kehamilan, dan komplikasi dari persalinan. Data Puskesmas Ranomuut, tahun 2023 cakupan K4 dibawah terget nasional, sementara itu tahun 2024 cakupan peserta KB aktif dibawah target nasional 75%. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif di Puskesmas Ranomuut Kecamatan Paal Dua Kota Manado pada bulan Agustus 2023 sampai Januari 2024. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan Manajemen Asuhan Kebidanan 7 langkah Varney dan didokumentasikan metode SOAP. Subjek penelitian Ny. N.M didampingi saat hamil, bersalin, BBL, nifas, dan KB sejak Agustus 2024 sampai Januari 2025. Hasil penelitian diperoleh kehamilannya berlangsung normal sampai umur kehamilan 39-40 minggu, telah dilakukan kunjungan rumah selama kehamilan sebanyak 6 kali, proses persalinan aman hingga lahir bayi Perempuan, PB: 50cm, BBL:3300 gram, kunjungan neonatus sebanyak 3 kali, kunjungan nifas sebanyak 4 kali berjalan normal, dan menjadi akseptor suntik 3 bulan. Diberikan layanan komplementer prenatal yoga, endorphin massage, baby massage dan pijat oksitosin. Kesimpulan peneliti dapat menerapkan asuhan kebidanan komprehensif menggunakan asuhan kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP selama kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, keluarga berencana. Saran kepada responden agar meningkatkan kesadaran dan lebih kooperatif dalam memeriksakan diri ke tenaga kesehatan selama masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan dalam pelaksanaan program KB, demi menjaga kesehatan ibu dan bayi secara optimal.