PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Image of Kombinasi nesting dan posisi tengkurap terhadap tanda- tanda vital pada asuhan keperawatan bayi BBLR di ruangan Neonatus Intensive Care Unit (NICU) RSUP PROF. Dr. R. D. Kandou Manado
0X Dilihat
Karya Ilmiah Akhir Ners

Kombinasi nesting dan posisi tengkurap terhadap tanda- tanda vital pada asuhan keperawatan bayi BBLR di ruangan Neonatus Intensive Care Unit (NICU) RSUP PROF. Dr. R. D. Kandou Manado

Tati S. Ponidjan
Dosen Pembimbing
Dorce Sisfiani Sarimin
Dosen Pembimbing
Euginia Felisia Rumagit
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Ilmiah Akhir Ners
2025
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Bayi dengan berat badan kurang dari 2500 gram saat lahir dikategorikan sebagai Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), yang pada masa awal kehidupannya memiliki risiko tinggi mengalami gangguan kesehatan karena ketidaksempurnaan perkembangan organ vital. Berbagai masalah dapat terjadi bila dampak di atas tidak diselesaikan yaitu ketidakstabilan fungsi fisiologis seperti suhu tubuh, saturasi oksigen dan frekuensi nadi. Tindakan yang dapat dilakukan untuk menstabilkan tanda-tanda vital dan menurunkan angk... Bayi dengan berat badan kurang dari 2500 gram saat lahir dikategorikan sebagai Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), yang pada masa awal kehidupannya memiliki risiko tinggi mengalami gangguan kesehatan karena ketidaksempurnaan perkembangan organ vital. Berbagai masalah dapat terjadi bila dampak di atas tidak diselesaikan yaitu ketidakstabilan fungsi fisiologis seperti suhu tubuh, saturasi oksigen dan frekuensi nadi. Tindakan yang dapat dilakukan untuk menstabilkan tanda-tanda vital dan menurunkan angka kematian BBLR adalah dengan memberikan kombinasi nesting dan posisi tengkurap. Penerapan nesting dan posisi tengkurap didukung oleh teori keperawatan yang dikembangkan oleh Myra Estrin Levine yaitu Teori Konservasi Levine. Tujuan: Untuk menerapkan Evidence Based Nursing nesting dan posisi tengkurap Terhadap Tanda-tanda Vital Pada BBLR Melalui Pendekatan Teori Konservasi Levine. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus berupa asuhan keperawatan. Penelitian dilakukan di NICU B RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado tanggal 10 Februari 2025 – 29 Maret 2025. Berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, ditetapkan 4 sampel BBLR. Hasil: Dari hasil pengkajian yang diperoleh dari keempat klien didapatkan data suhu tubuh yang tidak normal yaitu dibawah 36,5 OC sehingga diagnosis yang diangkat yaitu Hiportermi dan intervensi yang diberikkan adalah manajemen hipotermi kemudian implementasinya selama 3 hari selanjutnya didapatkan evaluasi pada hari ke tiga bahwa suhu tubuh keempat klien kembali normal. Tanda- tanda vital pada keempat klien terjadi perbedaan, yang ditunjukkan setelah 3 hari penerapan Nesting dan posisi tengkurap, Tanda-tanda Vital keempat responden berada dalam nilai normal suhu badan 37 OC – 37,2 OC, Nadi 140x/m-142x/m, Respirasi 40-41x/m, SpO2 99%-100% yang mana diklasifikasikan sebagai normal Kesimpulan: Penerapan Evidence Based Nursing nesting dan posisi tengkurap efektif dalam menstabilkan Tanda-tanda Vital BBLR di NICU B RSUP Prof. Dr. R. D Kandou Manado
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KIA Ners 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
xiii, 114 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Konservasi Levine
nesting
Bayi Berat Lahir Rendah
Pernyataan Tanggung Jawab
Euginia Felisia Rumagit
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KIA Ners 2025
KIAN000502025
Tersedia
Lampiran Berkas
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik