Penerapan Terapi Oksigen Nasal Prong terhadap Perubahan Saturasi Oksigen pada Pasien Cedera Kepala Melalui Pendekatan Teori Virginia Henderson di Instalasi Rawat Darurat Bedah Trauma RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado
Cedera kepala ringan ditandai dengan adanya penurunan sirkulasi jaringan otak, akibat situasi O2 di dalam otak dan nilai Gaslow Coma Scale (GCS) menurun, apabila tidak di tangani dengan segera akan meningkatkan tekanan intracranial. Intervensi yang cepat dan tepat yang bisa diupayakan dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala yaitu pemberian terapi oksigen nasal prong (kanula) 3 l/m. Tujuan: Mendapatkan gambaran penerapan terapi oksigen nasal prong terhadap perubahan saturasi...
Cedera kepala ringan ditandai dengan adanya penurunan sirkulasi jaringan otak, akibat situasi O2 di dalam otak dan nilai Gaslow Coma Scale (GCS) menurun, apabila tidak di tangani dengan segera akan meningkatkan tekanan intracranial. Intervensi yang cepat dan tepat yang bisa diupayakan dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala yaitu pemberian terapi oksigen nasal prong (kanula) 3 l/m. Tujuan: Mendapatkan gambaran penerapan terapi oksigen nasal prong terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala melalui pendekatan teori Virginia Henderson. Metode: Penelitian ini deskriptif kualitatif retrospektif dengan pendekatan studi kasus dalam bentuk asuhan keperawatan dimana terdapat 4 responden yang diberikan intervensi terapi oksigen nasal prong (kanula) 3 l/m. Hasil: Rata-rata saturasi oksigen sebelum intervensi adalah 93,5% dan rata-rata saturasi oksigen sesudah intervensi adalah 97,5%. Kesimpulan: Tindakan keperawatan pemberian terapi oksigen nasal prong (kanula) 3 l/m melalui nasal prong (kanula) dapat meningkatkan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala