Penerapan Teknik Terapi Hipnosis Lima Jari Pada Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus Dengan Masalah Ansietas Menggunakan Pendekatan Teori Katharine Kolcaba Di Ruangan Poli Kaki Rsup. Prof. Dr. R.D Kandou Manado
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga psikologis, termasuk menimbulkan kecemasan (ansietas) yang dapat memperburuk kondisi pasien. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang digunakan untuk mengatasi Ansietas adalah teknik terapi hipnosis lima jari. Tujuan: untuk menerapkan terapi hipnosis lima jari pada pasien diabetes melitus dengan masalah kecemasan, menggunakan pendekatan teori kenyamanan Katharine Kolcaba. M...
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga psikologis, termasuk menimbulkan kecemasan (ansietas) yang dapat memperburuk kondisi pasien. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang digunakan untuk mengatasi Ansietas adalah teknik terapi hipnosis lima jari. Tujuan: untuk menerapkan terapi hipnosis lima jari pada pasien diabetes melitus dengan masalah kecemasan, menggunakan pendekatan teori kenyamanan Katharine Kolcaba. Metode: Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada empat responden melalui asuhan keperawatan model Katharine Kolcaba dengan penerapan teknik hipnosis lima jari pada masalah keperawatan kecemasan yang dikeluhkan oleh pasien diabetes melitus di Poli Kaki RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Intervensi Teknik terapi hipnosis lima jari merupakan tindakan mensugesti diri seseorang dengan menyentuh jari-jari tangan dilakukan kurang lebih 15 – 20 menit dan alat ukur tingkat kecemasan menggunakan State-Trait Anxiety Inventory (STAI-T). Hasil: pengkajian pada keempat klien diabetes melitus menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan secara signifikan setelah dilakukan intervensi dimana total skor rata-rata sebelum diberikan teknik terapi hypnosis lima jari yaitu 43,65 kategori kecemasan sedangdan setelah diberikan Teknik terapi hypnosis lima jari total skor rata-rata yaitu 33,35 dengan kategori kecemasan ringan. Kesimpulan: Teknik terapi hipnosis lima jari efektif digunakan sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis untuk menurunkan kecemasan pada pasien DM serta mendukung pemenuhan kebutuhan kenyamanan secara holistik