PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Image of Pemberian tepid sponge air hangat pada perawatan anak kejang demam dengan masalah hipertermi menggunakan teori kolcaba di IRDA RSUP. Prof. D. R. Kandou Manado
0X Dilihat
Karya Ilmiah Akhir Ners

Pemberian tepid sponge air hangat pada perawatan anak kejang demam dengan masalah hipertermi menggunakan teori kolcaba di IRDA RSUP. Prof. D. R. Kandou Manado

Tati S. Ponidjan
Dosen Pembimbing
Sisfiani Sarimin
Dosen Pembimbing
Windi Anggriani Dahia
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Ilmiah Akhir Ners
2025
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Latar belakang : Kejang demam merupakan kejang yang terjadi pada anak dan bayi, diakibatkan karena adanya perubahan fungsi pada otak secara mendadak. Kejang ini biasa terjadi secara singkat dan sementara, disebabkan karena adanya pelepasan listrik serebral yang berlebih. Kejang demam biasanya terjadi pada suhu tubuh >38℃ yang diakibatkan karena adanya proses eksrakranial, sering dialami oleh anak bahkan bayi dan kemungkinan dapat berulang. Jika kejang demam tidak ditangani dengan cepat dan tepat... Latar belakang : Kejang demam merupakan kejang yang terjadi pada anak dan bayi, diakibatkan karena adanya perubahan fungsi pada otak secara mendadak. Kejang ini biasa terjadi secara singkat dan sementara, disebabkan karena adanya pelepasan listrik serebral yang berlebih. Kejang demam biasanya terjadi pada suhu tubuh >38℃ yang diakibatkan karena adanya proses eksrakranial, sering dialami oleh anak bahkan bayi dan kemungkinan dapat berulang. Jika kejang demam tidak ditangani dengan cepat dan tepat maka demam dapat membahayakan keselamatan anak sehingga dapat menimbulkan lain (Kejang dan penurunan kesadaran). prevalensi kejang demam pada anak di Indonesia mengalami peningkatan dari 3,5% pada tahun 2013 menjadi 5% pada tahun 2023. catatan dalam medical record di IRDA Prof. Dr. R. D. Kandou banyak ditemui pasien anak dan bayi kejang demam dengan masalah hipertermia. Berdasrkan hasil wawancara dengan perawat di ruangan IRDA dengan data kejang demam pada anak dengan masalah hipertermia yang mengalami penurunan selama 3 bulan terakhir yaitu bulan Desember sebanyak 50 anak dengan kejang demam, bulan januari yaitu 20 anak dengan kejang demam, dan pada bulan februari yaitu 17 dengan total 87 anak dengan kejang demam pada anak, Tujuan : Untuk mengetahui implementasi pemberian Tepid sponge air hangat pada perawatan anak kejang demam dengan masalah hipertermi menggunakan teori keperawatan kolcaba di IRDA RSUP. Prof. R. D. Kanadou Manado Metode : Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode study kasus (Case Study). Penelitian dilakukan di ruangan Instalasi Rawat Darurat Anak (IRDA) manado pada Juli Berdasrkan kriteria inklusi dan eksklusi, ditetapkan 4 sampel. Hasil : Terdapat pengaruh suhu tubuh pada 4 responden dengan menggunakan tepid sponge air hangat pada hari pertama sampai ketiga. Kesimpulan : Pemberian Tepid Sponge air hangat dapat menurunkan suhu tubuh pasien kejang demam dengan masalah hipertermi di Instalasi Rawat Darurat Anak Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KIA Ners 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
x, 130 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
kolcaba
Kejang Demam
Tepid Sponge Air Hangat
Pernyataan Tanggung Jawab
Windi Anggriani Dahia
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KIA Ners 2025
KIAN000462025
Tersedia
Lampiran Berkas
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik