Penerapan Evidence Based Nursing Pemberian Perawatan Madu terhadap Penyembuhan Luka Diabetik dengan Pendekatan Teori Virginia Henderson pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Ruangan IMC C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado
Latar Belakang: Diabetes Mellitus tipe II merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya adalah ulkus diabetikum yang memerlukan perawatan intensif. Luka diabetik yang tidak tertangani dengan optimal dapat memicu infeksi, gangren, hingga amputasi. Madu kaliandra memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan mempercepat regenerasi jaringan, sehingga berpotensi menjadi alternatif terapi topikal yang efektif. Tujuan: Menerapkan Evidence Based Nursing (EBN) mel...
Latar Belakang: Diabetes Mellitus tipe II merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan komplikasi, salah satunya adalah ulkus diabetikum yang memerlukan perawatan intensif. Luka diabetik yang tidak tertangani dengan optimal dapat memicu infeksi, gangren, hingga amputasi. Madu kaliandra memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan mempercepat regenerasi jaringan, sehingga berpotensi menjadi alternatif terapi topikal yang efektif. Tujuan: Menerapkan Evidence Based Nursing (EBN) melalui pemberian perawatan madu kaliandra terhadap penyembuhan luka diabetik dengan pendekatan teori keperawatan Virginia Henderson. Metode: Studi kasus dilakukan pada beberapa pasien Diabetes Mellitus tipe II dengan luka diabetik di Ruang Intermediate Care (IMC) C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Intervensi dilakukan dengan membersihkan luka menggunakan NaCl steril, mengoleskan madu kaliandra, dan menutup luka dengan balutan steril, disertai pemantauan perkembangan luka menggunakan Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT). Hasil: Pemberian madu kaliandra menunjukkan penurunan skor BWAT yang signifikan, mempercepat proses granulasi dan epitelisasi, mengurangi eksudat, serta menurunkan risiko infeksi. Kesimpulan: Penerapan teori Virginia Henderson mendukung pendekatan holistik yang memperhatikan kebutuhan dasar pasien, meningkatkan kemandirian, dan mempercepat proses penyembuhan luka. Terapi madu kaliandra dapat menjadi alternatif yang efektif, aman, dan terjangkau untuk perawatan luka diabetik berbasis bukti.