Penerapan Posisi Facilitated Tucking Pada Asuhan Keperawatan BBLR Dengan Masalah Nyeri Pengambilan Sample Darah Menggunakan Teori Colcaba Di Ruangan Neonatal Intensive Care Unit RSUP PROF Dr.R.D. Kandou Manado
Latar belakang: bayi BBLR adalah manusia yang rentang dan membutuhkan banyak perawatan dan perhatian. pengalaman nyeri pada periode neonatal yang menyebabkan komplikasi jangka pendek dan jangka Panjan yang dapat dicegah dengan cara menghilangkan nyeri pada bayi baru lahir. Tujuan : Untuk menilai efek posisi Facilitated Tucking pada bayi BBLR dengan masalah nyeri pengambilan sampel darah di ruangan Neonatus Intensive Care Unit. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif deng...
Latar belakang: bayi BBLR adalah manusia yang rentang dan membutuhkan banyak perawatan dan perhatian. pengalaman nyeri pada periode neonatal yang menyebabkan komplikasi jangka pendek dan jangka Panjan yang dapat dicegah dengan cara menghilangkan nyeri pada bayi baru lahir. Tujuan : Untuk menilai efek posisi Facilitated Tucking pada bayi BBLR dengan masalah nyeri pengambilan sampel darah di ruangan Neonatus Intensive Care Unit. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus berupa asuhan keperawatan. Penelitian dilakukan di NICU A RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado tanggal 10 Februari 2025 – 27 Maret 2025. Berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, ditetapkan 4 sampel BBLR dan 20 sampel pembanding BBLR. Hasil: setelah diberikan penerapan posisi Facilitated Tucking pada bayi BBLR saat pengambilan sample darah bayi tampak lebih tenang dan meringisnya berkurang. Penerapan posisi Facilitated Tucking dilakukan 3 menit sebelum tusukan, selama tusukan dan 3 menit setelahnya. Kesimpulan : Penerapan posisi Facilitated Tucking pada Asuhan Keperawatan BBLR dengan masalah nyeri pengambilan sample darah menggunakan teori Colcaba di Ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) A Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado