Karya Tulis Ilmiah
Efektivitas Berkumur Rebusan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L) Dengan Konsentrasi 20 persen dan 30 persen terhadap pH Saliva pada mahasiswa tingkat 1 Jurusan Kesehatan Gigi Kemenkes Poltekkes Manado
Saliva berperan penting dalam membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut yang berperan dalam fungsi perlindungan. Perannya sebagai pelumas yang melapisi mukosa dan membantu melindungi jaringan mulut terhadap iritasi mekanis, termal dan zat kimia. Penurunan pH saliva dapat menyebabkan demineralisasi elemen elemen gigi dengan cepat, sedangkan kenaikan pH dapat membentuk kolonisasi bakteri yang menyimpan juga meningkatnya pembentukan kalkulus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas berkumur dengan rebusan daun sirih hijau (Piper Batle L) konsentrasi 20% dan 30% terhadap pH saliva pada Mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi Kemenkes Poltekkes Manado.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan two grup pre and post test. Penelitian ini dilakukan pada minggu ketiga bulan Mei 2025. Populasi dan sampel 64 responden dengan teknik pengambilan total sampling dengan kriteria inklusi dan diperoleh 64 responden dibagi menjadi dua kelompok, kelompok A. 32 responden dan kelompok B. 32 responden pada mahasiswa tingkat 1 Jurusan Kesehatan Gigi Pengukuran data pH saliva menggunakan kertas lakmus universal test paper dengan kriteria Netral, 7, asam, 0-6, basa, 8-14. data pH saliva sebelum dan sesudah berkumur dengan rebusan daun sirih hijau konsentrasi 20% dan 30% di catat pada format pemeriksaan analisa data mengunakan uji statik non parametrik dengan metode uji wilcoxon.
Berdasarkan analisa menggunakan uji wilcoxon menunjukkan ada perbedaan nilai (signifikan) berkumur konsentrasi 20% dilihat dari nilai p= 0,001 (0,05) sedangkan konsentrasi 30% mendapatkan nilai p=0,134 (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa berkumur dengan konsentrasi 20% dan 30% daun sirih memiliki efektivitas terhadap pH saliva.