Penerapan Mobilisasi Progresif Level 1 Terhadap Peningkatan Status Hemodinamik Pasien Dengan Ventilator Di Instalasi Gawat Darurat Resusitasi Rsup Prof Dr. R.D Kandou Manado
Latar Belakang: Pasien yang menggunakan ventilator merupakan pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan dukungan penuh terhadap sistem pernapasan dan vital organ. Penggunaan ventilator meskipun membantu oksigenasi dan ventilasi jika penggunaan dalam jangka waktu tertentu juga memilik dampat negatif baik secara fisiologi, psikologi maupun fungsional. Salah satu dampak negatif paling umum adalah penurunan status hemodinamik seperti tekanan darah (TD), mean arterial pressure (MAP), heart rate (H...
Latar Belakang: Pasien yang menggunakan ventilator merupakan pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan dukungan penuh terhadap sistem pernapasan dan vital organ. Penggunaan ventilator meskipun membantu oksigenasi dan ventilasi jika penggunaan dalam jangka waktu tertentu juga memilik dampat negatif baik secara fisiologi, psikologi maupun fungsional. Salah satu dampak negatif paling umum adalah penurunan status hemodinamik seperti tekanan darah (TD), mean arterial pressure (MAP), heart rate (HR) dan frekuensi napas (RR). Tujuan: Mengetahui pengaruh penerapan mobilisasi progresif level i terhadap peningkatan status hemodinamik pada pasien dengan ventilator berbasis teori keperawatan virginia handerson di ruangan IGD Resusitasi RSUP Prof Dr. R.D Kandou Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelian studi kasus pada 4 subjek yang terpasang ventilator. Penelitian dilakukan selama 6 hari, yaitu 2 pasien pada hari ke-1 sampai hari ke-3 dan 2 pasien lainnya pada hari ke-4 sampai hari ke-6. Mobilisasi progresif level 1 diberikan 1 kali per hari, meliputi elevasi kepala tempat tidur 30-450, ROM Pasif dan mika-miki setiap 2 jam. Evaluasi dilakukan 15 menit sebelum dan sesudah diberikan intervensi melalui proses perawatan Teori Virginia Henderson dengan indikator pengukuran hemodinamika yaitu : TD, MAP,RR, SpO2. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa tekanan darah, mean arterial pressure (MAP), Nadi, respiratory rate (RR) dan saturasi sebelum diberikan mobilisasi progresif level 1 lebih rendah dibandingkan setelah diberikan mobilisasi progresif level 1. Kesimpulan : Mobilisasi progresif level 1 dapat dijadikan sebagai salah satu Teknik non-farmakologis atau intervensi mandiri pada pasien penurunan kesadaran untuk menangani masalah pada status hemodinamik pasien dengan ventilator.