Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Image of Penerapan Mobilisasi Progresif Level 1 Terhadap Peningkatan Status Hemodinamik Pasien Dengan Ventilator Di Instalasi Gawat Darurat Resusitasi Rsup Prof Dr. R.D Kandou Manado
Karya Ilmiah Akhir Ners Akses terbatas 2025

Penerapan Mobilisasi Progresif Level 1 Terhadap Peningkatan Status Hemodinamik Pasien Dengan Ventilator Di Instalasi Gawat Darurat Resusitasi Rsup Prof Dr. R.D Kandou Manado

Tahun terbit
2025
Jenis naskah
Karya Ilmiah Akhir Ners
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KIA Ners 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xi, 123 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
1 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Rahayu Van Solang

Abstrak

Latar Belakang: Pasien yang menggunakan ventilator merupakan pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan dukungan penuh terhadap sistem pernapasan dan vital organ. Penggunaan ventilator meskipun membantu oksigenasi dan ventilasi jika penggunaan dalam jangka waktu tertentu juga memilik dampat negatif baik secara fisiologi, psikologi maupun fungsional. Salah satu dampak negatif paling umum adalah penurunan status hemodinamik seperti tekanan darah (TD), mean arterial pressure (MAP), heart rate (HR) dan frekuensi napas (RR). Tujuan: Mengetahui pengaruh penerapan mobilisasi progresif level i terhadap peningkatan status hemodinamik pada pasien dengan ventilator berbasis teori keperawatan virginia handerson di ruangan IGD Resusitasi RSUP Prof Dr. R.D Kandou Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelian studi kasus pada 4 subjek yang terpasang ventilator. Penelitian dilakukan selama 6 hari, yaitu 2 pasien pada hari ke-1 sampai hari ke-3 dan 2 pasien lainnya pada hari ke-4 sampai hari ke-6. Mobilisasi progresif level 1 diberikan 1 kali per hari, meliputi elevasi kepala tempat tidur 30-450, ROM Pasif dan mika-miki setiap 2 jam. Evaluasi dilakukan 15 menit sebelum dan sesudah diberikan intervensi melalui proses perawatan Teori Virginia Henderson dengan indikator pengukuran hemodinamika yaitu : TD, MAP,RR, SpO2. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa tekanan darah, mean arterial pressure (MAP), Nadi, respiratory rate (RR) dan saturasi sebelum diberikan mobilisasi progresif level 1 lebih rendah dibandingkan setelah diberikan mobilisasi progresif level 1. Kesimpulan : Mobilisasi progresif level 1 dapat dijadikan sebagai salah satu Teknik non-farmakologis atau intervensi mandiri pada pasien penurunan kesadaran untuk menangani masalah pada status hemodinamik pasien dengan ventilator.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Baca Khusus anggota Masuk untuk membaca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KIA Ners 2025
KIAN000212025
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar