Penerapan Evidance Based Nursing Fisioterapi Dada Pada Pasien Anak Bronkopneumonia Dengan Masalah Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Melalui Pendekatan Teori Konservasi Levine Di Ruangan Pediatric Intensive Care Unit RSU Prof Dr.R.D Kandou Manado
Latar belakang: Bronkopneumonia adalah peradangan pada parenkim paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, ataupun benda asing yang ditandai dengan gejala panas yang tinggi, gelisah, dispnea, napas cepat dan dangkal, muntah, diare, serta batuk kering dan produktif. Bronkopneumonia merupakan salah satu penyebab utama gangguan pernapasan pada anak ditandai dengan inflamasi pada bronkiolus dan jaringan paru. Salah satu masalah prioritas yang muncul adalah bersihan jalan napas tidak efektif. F...
Latar belakang: Bronkopneumonia adalah peradangan pada parenkim paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, ataupun benda asing yang ditandai dengan gejala panas yang tinggi, gelisah, dispnea, napas cepat dan dangkal, muntah, diare, serta batuk kering dan produktif. Bronkopneumonia merupakan salah satu penyebab utama gangguan pernapasan pada anak ditandai dengan inflamasi pada bronkiolus dan jaringan paru. Salah satu masalah prioritas yang muncul adalah bersihan jalan napas tidak efektif. Fisioterapi dada merupakan intervensi non-farmakologis yang terbukti efektif dalam membantu mengeluarkan sputum. didukung oleh teori keperawatan yang dikembangkan oleh Myra Estrin Levine yaitu Teori Konservasi Levine. Tujuan : Untuk megetahui penerapan evidence based nursing fisioterapi dada pada pasien anak bronkopnemonia dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif melalui pendekatan teori Konservasi Levine di ruangan Pediatri Intensif Care Unit RSUP Prof Dr.R.D
Kandou Manado. Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus berupa asuhan keperawatan. Penelitian dilakukan di PICU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado tanggal 15-19 juli 2025. Berdasarkan Kriteria inklusi dan ekslusi, ditetapkan 4 sampel. Hasil : adanya perbaikan bersihan jalan napas yang signifiskan ditandai dengan terdapat penurunan suara
napas tambahan ronkhi menjadi vesikuler, warna sputum darin kuning kehijauan menjadi putih, konsistensi berlendir menjadi cair, frekuensi napas menurun, nadi menjadi normal dan saturasi oksigen meningkat. Kesimpulan : penerapan fisioterapi dada pada Asuhan Keperawatan Bronkopneumonia dengan masalah bersihan jalan napas menggunakan teori konservasi Levine Di Pediatric Intensive
Care Unit (PICU) RSUP Prof.Dr.R.D Kandou Manado