Penerapan Evidence Based Nursing Senam Kaki Diabetik Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Dengan Menggunakan Pendekatan Teori Dorothea Orem Di RSUP DR.R.D Kandou Manado.
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin atau resistensi insulin. Kondisi hiperglikemia kronik dapat menyebabkan kerusakan berbagai organ. Indonesia menempati urutan kelima kasus DM terbanyak di dunia, dengan prevalensi tinggi juga ditemukan di Kota Manado. Salah satu upaya pencegahan komplikasi DM adalah aktivitas fisik, termasuk senam kaki diabetik. Tujuan : Menerapkan terapi senam kaki diabetik terhadap ...
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin atau resistensi insulin. Kondisi hiperglikemia kronik dapat menyebabkan kerusakan berbagai organ. Indonesia menempati urutan kelima kasus DM terbanyak di dunia, dengan prevalensi tinggi juga ditemukan di Kota Manado. Salah satu upaya pencegahan komplikasi DM adalah aktivitas fisik, termasuk senam kaki diabetik. Tujuan : Menerapkan terapi senam kaki diabetik terhadap pengendalian kadar glukosa darah pada penderita DM dengan pendekatan teori Dorothea Orem di Poli Kaki dan Endokrin RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada 4 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Intervensi dilakukan selama 3 hari (4–7 Agustus 2025) dengan penerapan senam kaki diabetik dan pemantauan kadar gula darah. Hasil: Terdapat perubahan signifikan terhadap ketidakstabilan kadar gula darah dari hari pertama hingga hari ketiga setelah intervensi senam kaki diabetik. Kesimpulan: Penerapan terapi nonfarmakologis berupa senam kaki diabetik efektif menurunkan kadar gula darah pada penderita DM, sehingga dapat dijadikan intervensi keperawatan berbasis evidence