Penerapan Teknik Distraksi Bermain Squishy Terhadap Respon Nyeri Saat Pengambilan Sampel Darah Pada Anak Dengan DHF Diruang Instalasi Rawat Darurat Anak (IRDA) Rsup Prof. Dr. R.D Kandou Manado Dengan Menggunakan Pendekatan Teori Kolcaba
Latar belakang: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk betina Aedes Aegepty dan Aedes Albopictus yang terdapat di seluruh belahan dunia, terutama negara tropis dan subtropics Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Desember 2024 sampai bulan Februari 2025 menunjukan bahwa di Instalasi Gawat Darurat Anak terdapat 67 pasien anak dengan diagnosa DHF. Tujuan: Untuk mendapatkan penerapan teknik distraksi bermain squis...
Latar belakang: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk betina Aedes Aegepty dan Aedes Albopictus yang terdapat di seluruh belahan dunia, terutama negara tropis dan subtropics Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Desember 2024 sampai bulan Februari 2025 menunjukan bahwa di Instalasi Gawat Darurat Anak terdapat 67 pasien anak dengan diagnosa DHF. Tujuan: Untuk mendapatkan penerapan teknik distraksi bermain squishy terhadap respon nyeri saat pengambilan sampel darah pada anak dengan DHF di ruangan instalasi gawat darurat (IRDA) RSUP PROF. DR. R.D Kandou Manado dengan menggunakan pendekatan teori Kolcaba. Metode: Desain pada penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pada penelitian ini, studi kasus yang dimaksud adalah penerapan distraksi bermain squishy terhadap respon nyeri saat pengambilan sampel darah pada asuhan keperawatan anak dengan DHF diruangan Instalasi Gawat Darurat (IRDA) RSUP. DR.R.D Kandou Manado dengan menggunakan pendekatan teori kolcaba. Hasil: Adanya pengaruh perbaikan masalah respon nyeri setalah dilakukan intervensi teknik bermain squishy pada 4 responden dengan skor rata-rata dengan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) adalah 1.5. Kesimpulan: Teknik bermain squishy saat pengambilan sampel darah dapat membantu anak untuk mengatasi respon nyeri