Aplikasi Evidance Based Nursing Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Fraktur Tertutup Tibia Dengan Menggunakan Teori Kolcaba Di Instalasi Gawat Darurat Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado
Latar Belakang : Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya. Teknik relaksasi nafas dalam adalah metode relaksasi yang efektif untuk mengurangi nyeri dan kecemasan. Tujuan : untuk mengetahui penerapan terapi relaksasi nafas dalam terhadap perubahan skala nyeri pada pasien fraktur tibia tertutup menggunakan pendekatan kolcaba. Metode : menggunkan metode studi kasus diterapkan pada ketiga pasien yang mengalami fraktur tertutup tibia di ruangan Instalasi G...
Latar Belakang : Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya. Teknik relaksasi nafas dalam adalah metode relaksasi yang efektif untuk mengurangi nyeri dan kecemasan. Tujuan : untuk mengetahui penerapan terapi relaksasi nafas dalam terhadap perubahan skala nyeri pada pasien fraktur tibia tertutup menggunakan pendekatan kolcaba. Metode : menggunkan metode studi kasus diterapkan pada ketiga pasien yang mengalami fraktur tertutup tibia di ruangan Instalasi Gawat Darurat Trauma RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Intervensi dilakukan dengan mengukur tingkat nyeri pasien menggunakan skala VAS (Visual Analogue Scale), kemudian diberikan teknik relaksasi nafas dalam dengan satu kali pemberian selama 15 menit dan di ukur kembali tingkat nyeri setelah di berikan intervensi menggunakan skala VAS. Hasil : Terapi Relaksasi Nafas Dalam berpengaruh untuk mengurangi nyeri pada pasien dengan fraktur tibia tertutup. Kesimpulan : penerapan terapi relaksasi nafas dalam efektif terhadap penurunan nyeri pada pasien dengan fraktur tibia tertutup