Implementasi Pemberian Jus Jambu Biji Merah Pada Anak Penderita Dengue Hemoragic Fever (DMF) Dengan Masalah Resiko Perdarahan Melalui Pendekatan Teori Dorothea Orem Di Ruangan Pediatric Intensif Care Unit (PICU) RSUP Prof. Dr.R.D Kandou Manado
Latar belakang : Dengue Hemorehagic Fever (DHF) atau lebih dikenal dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditandai dengan kondisi trombositopenia. Trombositopenia dapat terjadi akibat dari penurunan produksi trombosit sebagai reaksi dari antibodi melawan virus. Dengue Hemorehagic Fever (DHF) sangat mengancam nyawa karena bisa menyebabkan penurunan trombosit darah secara tiba-tiba, nilai trombosit darah dibawah 150.000/uL perlu ditanga...
Latar belakang : Dengue Hemorehagic Fever (DHF) atau lebih dikenal dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditandai dengan kondisi trombositopenia. Trombositopenia dapat terjadi akibat dari penurunan produksi trombosit sebagai reaksi dari antibodi melawan virus. Dengue Hemorehagic Fever (DHF) sangat mengancam nyawa karena bisa menyebabkan penurunan trombosit darah secara tiba-tiba, nilai trombosit darah dibawah 150.000/uL perlu ditangani secara intensive Tahun 2024 atau sekitar bulan Oktober, terdapat 203.921 kasus dengue dengan 1.210 kematian yang berasal dari 482 Kabupaten/Kota di 36 Provinsi di Indonesia. data yang diperoleh dari ruangan Pediatri Intensif Care Unit (PICU) RSUP Prof.Dr.R.D Kandou Manado, jumlah kasus DFH pada tahun 2024 mencapai 321 pasien yang berusia 5 tahun – 18 tahun dirawat dengan jumlah kematian sebanyak 30 pasien. Tujuan : untuk mengaplikasikan pemberian jus jambu biji merah pada anak penderita Dengue Hemoragic Fever (DHF) dengan masalah resiko perdarahan melalui pendekatan Teori Dorothea Orem Di Ruangan Pediatric Intensif Care Unit. Metode : penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus berupa asuhan keperawatan. Penelitian dilakukan di PICU RSUP Prof. Dr.R.D Kandou Manado pada tanggal 09 juni -13 juni 2025. Penepatan sampel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dan ditetapkan 4 sampel Hasil : terdapat pengaruh kadar trombosit pada 4 responden dengan memberikan jus jambu biji merah 2x 200ml/ hari selama 4 hari. Rata-rata trombosit sebelum treatment 78.000 10ˆ3/uL dan sesudah treatment 165.000 10ˆ3/uL. Kesimpulan : jus jambu biji merah dapat meningkatkan kadar trombosit pada anak penderita DHF dengan masalah resiko perdarahan di Pediatric Intensif Care Unit (PICU) RSUP Prof. Dr.R.D Kandou Manado.