Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Image of Penerapan Madu Terhadap Perawatan Luka Kronis Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Teori Dorothea Orem Di Ruangan Rawat Inap Irina C2 Rsup Prof Dr.R.D. Kandou Manado
Karya Ilmiah Akhir Ners Akses terbatas 2025

Penerapan Madu Terhadap Perawatan Luka Kronis Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan Teori Dorothea Orem Di Ruangan Rawat Inap Irina C2 Rsup Prof Dr.R.D. Kandou Manado

Tahun terbit
2025
Jenis naskah
Karya Ilmiah Akhir Ners
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KIA Ners 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
x, 81 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Klasifikasi
NONE
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Utari Dede Makasihi

Abstrak

Diabetes Melitus Tipe-2 merupakan penyakit metabolik kronis yang berisiko menimbulkan komplikasi serius, salah satunya adalah luka kronis atau ulkus diabetikum. Luka ini sulit sembuh karena adanya gangguan aliran darah dan kerusakan saraf perifer. Salah satu alternatif terapi yang dapat digunakan dalam perawatan luka adalah madu, yang memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan dapat mempercepat regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan madu terhadap penyembuhan luka kronis pada pasien dengan Diabetes Melitus Tipe-2 di Ruangan Rawat Inap Irina C2 RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Metode penelitian deskriptif, studi kasus melalui penerapan Teori Dorothea Orem pada empat pasien dengan luka kronis Diabetes Melitus Tipe-2. Intervensi madu TJ sebagai balutan luka, dan evaluasi dilakukan menggunakan skala Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT). Hasil menunjukkan skor awal BWAT masing-masing pasien yaitu 31-34 (kategori sedang) dan 35 (kategori berat). Diagnosa keperawatan yang ditegakkan adalah Gangguan Integritas Kulit. Setelah dilakukan intervensi, skor BWAT menurun menjadi 22, 21, 24, dan 24, dimana dua pasien berada pada kategori ringan dan dua pasien lainnya pada kategori sedang. Madu efektif mempercepat penyembuhan luka kronis pada pasien Diabetes Melitus Tipe-2 serta dapat dijadikan alternatif intervensi non-farmakologis yang aman, efektif, dan terjangkau dalam praktik keperawatan.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Baca Khusus anggota Masuk untuk membaca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KIA Ners 2025
KIAN000022025
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar