Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Image of Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Gejala Post Traumatic Stress Disorder pada Korban Erupsi Gunung Ruang
Skripsi Akses terbatas 2025

Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Gejala Post Traumatic Stress Disorder pada Korban Erupsi Gunung Ruang

Tahun terbit
2025
Jenis naskah
Skripsi
Bahasa
Indonesia
No. panggil
SKR KEPERAWATAN 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiii, 56 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
7 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Alicia Inggrid Aprilianthy Nicodemus

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Relaksasi Otot Progresif (PMRT) dalam menurunkan gejala Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada korban erupsi Gunung Ruang di Tagulandang. Mengingat erupsi gunung dapat menyebabkan trauma psikologis, PMRT sebagai teknik relaksasi diharapkan dapat membantu mengurangi dampak negatif tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Sebanyak 20 responden, yaitu korban erupsi yang mengalami gejala PTSD, menjadi peserta. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Impact of Event Scale-Revised (IES-R) sebelum dan sesudah pemberian latihan Relaksasi Otot Progresif selama 9 hari. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan Relaksasi Otot Progresif memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan gejala Post-Traumatic Stress Disorder (p < 0.05). Rata-rata skor gejala Post-Traumatic Stress Disorder menurun dari 70.75 menjadi 31.85, dengan nilai p=0.000. Kesimpulannya, Relaksasi Otot Progresif efektif dalam mengurangi gejala PTSD pada korban erupsi Gunung Ruang.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Baca Khusus anggota Masuk untuk membaca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A SKR KEPERAWATAN 2025
SKR000312025
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar