Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja oleh seseorang atau kelompok terhadap individu lain secara berulang-ulang baik secara verbal, psikologis, maupun melalui media sosial. Bullying terjadi baik secara verbal maupun fisik, kurangnya pengetahuan dan sikap siswa tentang bullying juga berkontribusi terhadap perilaku siswa. Peningkatan pencegahan bullying dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan siswa tentang dampaknya melalui program edukasi. Edukasi tentang bully...
Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja oleh seseorang atau kelompok terhadap individu lain secara berulang-ulang baik secara verbal, psikologis, maupun melalui media sosial. Bullying terjadi baik secara verbal maupun fisik, kurangnya pengetahuan dan sikap siswa tentang bullying juga berkontribusi terhadap perilaku siswa. Peningkatan pencegahan bullying dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan siswa tentang dampaknya melalui program edukasi. Edukasi tentang bullying adalah salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang bahaya bullying, sehingga dapat membantu dalam upaya pencegahan. Salah satu upaya yang dapat di tempuh adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan berupa media audio visual, media ini dipilih karena sangat efektif dalam mengubah prilaku bullying
Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif, rancangan penelitian yaitu pre-eksperimental design one-group pre-test and post-test design. Sampel penelitian ditentukan secara total sampling yaitu 30 siswa kelas 8 di SMP Negeri 2 Ranoyapo. Penelitian dilakukan selama 3 hari. Pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap siswa sebelum dan sesudah diberikan edukasi audio visual menggunakan lembar kuisioner. Analisis data untuk pengetahuan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test dan analisis data sikap menggunakan Uji Paired T-Test.
Hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test sebelum dan sesudah diberikan intervensi yaitu p-value