Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu dan diberikan intervensi berupa video edukatif mengenai pencegahan diabetes melitus. Sebelum intervensi, responden mengisi kuesioner untuk mengukur pengetahuan awal, kemudian dilakukan pemutaran video sebagai bentuk edukasi. Setelah intervensi, diberikan kuesioner posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan. Data yan...
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu dan diberikan intervensi berupa video edukatif mengenai pencegahan diabetes melitus. Sebelum intervensi, responden mengisi kuesioner untuk mengukur pengetahuan awal, kemudian dilakukan pemutaran video sebagai bentuk edukasi. Setelah intervensi, diberikan kuesioner posttest untuk menilai peningkatan pengetahuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks untuk mengetahui signifikansi perbedaan sebelum dan sesudah pemberian intervensi.
Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif, rancangan penelitian yaitu pre-post experimental design one-group pretest and post test design. Sampel penelitian ditentukan secara pusposive sampling yaitu 68 siswa /i di SMAN 6 Manado.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa media video edukatif. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks menghasilkan nilai p = 0,001 dengan α = 0,05 (p < α), yang mengindikasikan bahwa intervensi tersebut memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap peningkatan pengetahuan tentang diabetes mellitus.