Latar belakang: Demam tifoid merupakan salah satu penyakit infeksi yang masih sering terjadi pada anak usia sekolah. Pemenuhan kebutuhan nutrisi yang tepat sangat penting dalam mendukung proses penyembuhan, mempertahankan status gizi, serta mencegah komplikasi. Bertujuan untuk mengetahui gambaran upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak usia 5–12 tahun dengan demam tifoid di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Manado. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif den...
Latar belakang: Demam tifoid merupakan salah satu penyakit infeksi yang masih sering terjadi pada anak usia sekolah. Pemenuhan kebutuhan nutrisi yang tepat sangat penting dalam mendukung proses penyembuhan, mempertahankan status gizi, serta mencegah komplikasi. Bertujuan untuk mengetahui gambaran upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak usia 5–12 tahun dengan demam tifoid di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Manado. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah orang tua anak yang dirawat dengan diagnosis demam tifoid sebanyak 162 orang, dengan jumlah sampel 45 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert 4 poin. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa, sebagian besar anak dengan tifoid mengalami status nutrisi kategori baik sebanyak 24 orang (60.0%). hasil food recall 24 jam didapatkan asupan nutrisi di Rumah sakit bhangkara kota manado memiliki demam tifoid sebanyak 37 anak (82,2%). Simpulan: hasil penelitian ini didapatkan status nutrisi anak dengan demam tifoid dalam gizi baik, untuk asupan nutrisi kurang, asupan lemak tergolong kurang, sedangkan pada asupan protein tergolong cukup.