PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Image of Pengaruh Ekstrak Sesewanua 2% Terhadap Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas Aeruginosa Pada Rongga Mulut
0X Dilihat
Skripsi

Pengaruh Ekstrak Sesewanua 2% Terhadap Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas Aeruginosa Pada Rongga Mulut

Ellen Pesak
Dosen Pembimbing
Joice M. Laoh
Dosen Pembimbing
Derliana Yermias
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Skripsi
2025
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak sesewanua (Clerodendrum fragrans Vent Willd) 2% terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa pada rongga mulut. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya menjaga kebersihan mulut sebagai upaya pencegahan infeksi, termasuk P. aeruginosa, salah satu bakteri penyebab infeksi nosokomial yang umum ditemukan pada pasien di ruang perawatan intensif. Sesewanua merupakan tanaman lokal yang diketahui memiliki senyawa aktif dengan potensi an... Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak sesewanua (Clerodendrum fragrans Vent Willd) 2% terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa pada rongga mulut. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya menjaga kebersihan mulut sebagai upaya pencegahan infeksi, termasuk P. aeruginosa, salah satu bakteri penyebab infeksi nosokomial yang umum ditemukan pada pasien di ruang perawatan intensif. Sesewanua merupakan tanaman lokal yang diketahui memiliki senyawa aktif dengan potensi antibakteri, sehingga menarik untuk diuji efektivitasnya terhadap bakteri tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan teknik difusi cakram pada media Nutrient Agar. Sampel berupa kultur P. aeruginosa diperoleh secara online dan diuji terhadap larutan ekstrak sesewanua 2%. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa zona hambat yang dihasilkan hanya berkisar antara 11–13 mm, sedikit melebihi diameter cakram kontrol (6 mm). Ukuran zona hambat yang tergolong kecil ini menunjukkan bahwa ekstrak sesewanua 2% belum memiliki efektivitas signifikan dalam menghambat pertumbuhan P. aeruginosa.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak sesewanua 2% belum mampu menghambat pertumbuhan P. aeruginosa secara signifikan. Hal ini mungkin disebabkan oleh resistensi alami bakteri terhadap senyawa antibakteri tanaman, rendahnya konsentrasi ekstrak, atau proses ekstraksi yang belum optimal. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian lanjutan dengan konsentrasi yang lebih tinggi atau metode ekstraksi yang ditingkatkan, serta memberikan kontribusi pada pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif pencegahan infeksi rongga mulut
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR KEPERAWATAN 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
xiv, 54 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
sesewanua
Pseudomonas aeruginosa
Pernyataan Tanggung Jawab
Derliana Yermias
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A SKR KEPERAWATAN 2025
SKR000172025
Tersedia
Lampiran Berkas
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik