Luka diabetik merupakan salah satu komplikasi serius dari diabetes mellitus yang membutuhkan perawatan intensif dan kepatuhan tinggi dari pasien. Dukungan keluarga, baik dalam bentuk emosional maupun instrumental, diduga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap perawatan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan emosional dan dukungan instrumental keluarga terhadap kepatuhan perawatan luka diabetik di RSUD Manembo-Nembo Bitung.
Penelitian ini y...
Luka diabetik merupakan salah satu komplikasi serius dari diabetes mellitus yang membutuhkan perawatan intensif dan kepatuhan tinggi dari pasien. Dukungan keluarga, baik dalam bentuk emosional maupun instrumental, diduga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap perawatan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan emosional dan dukungan instrumental keluarga terhadap kepatuhan perawatan luka diabetik di RSUD Manembo-Nembo Bitung.
Penelitian ini yang melibatkan 33 pasien dengan luka diabetik menunjukkan bahwa seluruh responden memperoleh dukungan emosional dan instrumental dari keluarga dalam kategori sangat baik. Hasil analisis regresi linier sederhana mengungkapkan bahwa dukungan emosional keluarga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan perawatan luka, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,200 dan nilai signifikansi p = 0,009, yang berarti bahwa 20% variasi kepatuhan dapat dijelaskan oleh dukungan emosional. Sementara itu, dukungan instrumental keluarga juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kepatuhan perawatan luka, dengan R² = 0,122 dan p = 0,046, yang mengindikasikan bahwa 12,2% variasi kepatuhan dipengaruhi oleh dukungan instrumental keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan emosional dan instrumental dari keluarga, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan luka diabetik
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa baik dukungan emosional maupun dukungan instrumental keluarga signifikan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan luka diabetik. Oleh karena itu, keterlibatan aktif keluarga dalam proses perawatan luka perlu ditingkatkan sebagai bagian dari strategi intervensi keperawatan untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi.