Pengaruh Dukungan Emosional Dan Instrumental Keluarga Terhadap Kepatuhan Perawatan Luka Diabetik Rs Manembo-Nembo Bitung
WC
Willy Christian Gie RabukaPenulis
JW
Jon W. TangkaDosen pembimbing
RH
Rolly H.S. RondonuwuDosen pembimbing
- Tahun terbit
- 2025
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR KEPERAWATAN 2025
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiv, 115 hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Willy Christian Gie Rabuka
Abstrak
Luka diabetik merupakan salah satu komplikasi serius dari diabetes mellitus yang membutuhkan perawatan intensif dan kepatuhan tinggi dari pasien. Dukungan keluarga, baik dalam bentuk emosional maupun instrumental, diduga memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap perawatan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan emosional dan dukungan instrumental keluarga terhadap kepatuhan perawatan luka diabetik di RSUD Manembo-Nembo Bitung.
Penelitian ini yang melibatkan 33 pasien dengan luka diabetik menunjukkan bahwa seluruh responden memperoleh dukungan emosional dan instrumental dari keluarga dalam kategori sangat baik. Hasil analisis regresi linier sederhana mengungkapkan bahwa dukungan emosional keluarga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan perawatan luka, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,200 dan nilai signifikansi p = 0,009, yang berarti bahwa 20% variasi kepatuhan dapat dijelaskan oleh dukungan emosional. Sementara itu, dukungan instrumental keluarga juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kepatuhan perawatan luka, dengan R² = 0,122 dan p = 0,046, yang mengindikasikan bahwa 12,2% variasi kepatuhan dipengaruhi oleh dukungan instrumental keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan emosional dan instrumental dari keluarga, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan luka diabetik
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa baik dukungan emosional maupun dukungan instrumental keluarga signifikan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan luka diabetik. Oleh karena itu, keterlibatan aktif keluarga dalam proses perawatan luka perlu ditingkatkan sebagai bagian dari strategi intervensi keperawatan untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi.
Penelitian ini yang melibatkan 33 pasien dengan luka diabetik menunjukkan bahwa seluruh responden memperoleh dukungan emosional dan instrumental dari keluarga dalam kategori sangat baik. Hasil analisis regresi linier sederhana mengungkapkan bahwa dukungan emosional keluarga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan perawatan luka, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,200 dan nilai signifikansi p = 0,009, yang berarti bahwa 20% variasi kepatuhan dapat dijelaskan oleh dukungan emosional. Sementara itu, dukungan instrumental keluarga juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kepatuhan perawatan luka, dengan R² = 0,122 dan p = 0,046, yang mengindikasikan bahwa 12,2% variasi kepatuhan dipengaruhi oleh dukungan instrumental keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan emosional dan instrumental dari keluarga, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan luka diabetik
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa baik dukungan emosional maupun dukungan instrumental keluarga signifikan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan luka diabetik. Oleh karena itu, keterlibatan aktif keluarga dalam proses perawatan luka perlu ditingkatkan sebagai bagian dari strategi intervensi keperawatan untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi.
Berkas
Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Baca
Khusus anggota
Masuk untuk membaca
Eksemplar fisik & reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A
SKR KEPERAWATAN 2025
SKR000142025
Tersedia