Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi sistem muskuloskeletal dan neuromotorik, yang berdampak pada terganggunya keseimbangan dinamis dan meningkatnya risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh otago exercise dan ankle exercise terhadap keseimbangan dinamis pada lansia di desa tumaratas
Penelitian ini kuantitatif dengan pre-eksperiment one group pretest –posttest design, pada 32 lansia di desa tumarats. Keseimbangan dinamis diukur menggunakan...
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi sistem muskuloskeletal dan neuromotorik, yang berdampak pada terganggunya keseimbangan dinamis dan meningkatnya risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh otago exercise dan ankle exercise terhadap keseimbangan dinamis pada lansia di desa tumaratas
Penelitian ini kuantitatif dengan pre-eksperiment one group pretest –posttest design, pada 32 lansia di desa tumarats. Keseimbangan dinamis diukur menggunakan metode Timed Up and Go Test (TUG)
Hasil penelitian terhadap 32 responden setelah diberikan otago exercise dan ankle exercise terhadap keseimbangan dinamis selama 7 minggu sebanyak 21 kali, Latihan dilakukan 3 kali seminggu selama 30 menit dengan mengunakam uji perbedaan nilai rata-rata dan di peroleh nilai p=0,000 < α = 0.05 (p