Diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada usia produktif. Upaya untuk mengontrol kadar gula darah menjadi sangat penting guna mencegah komplikasi jangka panjang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh rebusan daun gedi merah terhadap kadar gula darah pada usia produktif di Desa Boroko Timur. Metode penelitian kuantitatif dengan quasi experimental one group pre-post design withoud control, Sampel sebanyak 30 orang. Intervensi pemberian rebusan daun gedi...
Diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada usia produktif. Upaya untuk mengontrol kadar gula darah menjadi sangat penting guna mencegah komplikasi jangka panjang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh rebusan daun gedi merah terhadap kadar gula darah pada usia produktif di Desa Boroko Timur. Metode penelitian kuantitatif dengan quasi experimental one group pre-post design withoud control, Sampel sebanyak 30 orang. Intervensi pemberian rebusan daun gedi merah setiap pagi selama delapan hari. Pengukuran kadar gula darah menggunakan Autocheck GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid). Pengolahan data editing, coding, tabulating, analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil Penelitian sebelum pemberian rebusan daun gedi merah responden memiliki kadar gula darah rata-rata 217.80 mg/dL, sesudah pemberian rebusan daun gedi merah 185.36 mg/dL. Uji statistik Wilcoxon ada pengaruh rebusan daun gedi merah secara bermagna terhadap kadar gula darah (p value 0,000 ; α