Lanjut usia (lansia) adalah fase kehidupan yang ditandai dengan berbagai penurunan fungsi tubuh, termasuk sistem metabolisme. Salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami lansia adalah peningkatan kadar asam urat (hiperurisemia), yang dapat menyebabkan nyeri sendi, peradangan, hingga komplikasi pada ginjal dan sistem kardiovaskular. Penanganan asam urat biasanya dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang potensial adalah pemberian teh k...
Lanjut usia (lansia) adalah fase kehidupan yang ditandai dengan berbagai penurunan fungsi tubuh, termasuk sistem metabolisme. Salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami lansia adalah peningkatan kadar asam urat (hiperurisemia), yang dapat menyebabkan nyeri sendi, peradangan, hingga komplikasi pada ginjal dan sistem kardiovaskular. Penanganan asam urat biasanya dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang potensial adalah pemberian teh kunyit. Kunyit mengandung senyawa aktif kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan, serta teh hijau mengandung katekin yang dapat menghambat aktivitas enzim xantin oksidase, sehingga mampu menurunkan produksi asam urat dalam tubuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian teh kunyit terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Suluun Tareran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental jenis one group pre–post test design. Jumlah sampel sebanyak 28 orang lansia yang dipilih secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Intervensi dilakukan selama 3 minggu dengan pemberian teh kunyit setiap hari sebanyak 200 ml. Pengukuran kadar asam urat dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat ukur autocheck.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar asam urat secara signifikan setelah intervensi dengan nilai p < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa teh kunyit memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia. Dengan demikian, teh kunyit dapat dijadikan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis dalam pengelolaan kadar asam urat pada lansia, khususnya di tingkat pelayanan kesehatan primer seperti Puskesmas