PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Image of Pengaruh Pemberian Teh Kunyit Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Suluun Tareran
0X Dilihat
Skripsi

Pengaruh Pemberian Teh Kunyit Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Suluun Tareran

Ni Luh Jayanthi Desyani
Dosen Pembimbing
Ellen Pesak
Dosen Pembimbing
Debora Yusrika Rau
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Skripsi
2025
Indonesia
Akses Terbatas

Abstrak

Lanjut usia (lansia) adalah fase kehidupan yang ditandai dengan berbagai penurunan fungsi tubuh, termasuk sistem metabolisme. Salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami lansia adalah peningkatan kadar asam urat (hiperurisemia), yang dapat menyebabkan nyeri sendi, peradangan, hingga komplikasi pada ginjal dan sistem kardiovaskular. Penanganan asam urat biasanya dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang potensial adalah pemberian teh k... Lanjut usia (lansia) adalah fase kehidupan yang ditandai dengan berbagai penurunan fungsi tubuh, termasuk sistem metabolisme. Salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami lansia adalah peningkatan kadar asam urat (hiperurisemia), yang dapat menyebabkan nyeri sendi, peradangan, hingga komplikasi pada ginjal dan sistem kardiovaskular. Penanganan asam urat biasanya dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang potensial adalah pemberian teh kunyit. Kunyit mengandung senyawa aktif kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan, serta teh hijau mengandung katekin yang dapat menghambat aktivitas enzim xantin oksidase, sehingga mampu menurunkan produksi asam urat dalam tubuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian teh kunyit terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Suluun Tareran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental jenis one group pre–post test design. Jumlah sampel sebanyak 28 orang lansia yang dipilih secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Intervensi dilakukan selama 3 minggu dengan pemberian teh kunyit setiap hari sebanyak 200 ml. Pengukuran kadar asam urat dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat ukur autocheck.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar asam urat secara signifikan setelah intervensi dengan nilai p < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa teh kunyit memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia. Dengan demikian, teh kunyit dapat dijadikan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis dalam pengelolaan kadar asam urat pada lansia, khususnya di tingkat pelayanan kesehatan primer seperti Puskesmas
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR KEPERAWATAN 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
xi, 84 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Lansia
Asam Urat
Teh
Kunyit
Pernyataan Tanggung Jawab
Debora Yusrika Rau
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A SKR KEPERAWATAN 2025
SKR000072025
Tersedia
Lampiran Berkas
Harap masuk untuk melihat lampiran
Terkunci
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik