Pendahuluan: Cedera kepala ringan sering kali disertai keluhan nyeri kepala yang mengganggu kenyamanan pasien dan menghambat proses observasi di instalasi gawat darurat., Salah satu pendekatan non-farmakologis yang semakin mendapat perhatian adalah penggunaan peppermint oil, yang diketahui memiliki efek analgesik dan relaksan.Tujuan penelitian: Untuk menganalisis pengaruh pemberian peppermint oil terhadap nyeri kepala pada pasien cedera kepala ringan yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat RS Bh...
Pendahuluan: Cedera kepala ringan sering kali disertai keluhan nyeri kepala yang mengganggu kenyamanan pasien dan menghambat proses observasi di instalasi gawat darurat., Salah satu pendekatan non-farmakologis yang semakin mendapat perhatian adalah penggunaan peppermint oil, yang diketahui memiliki efek analgesik dan relaksan.Tujuan penelitian: Untuk menganalisis pengaruh pemberian peppermint oil terhadap nyeri kepala pada pasien cedera kepala ringan yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat RS Bhayangkara TKT III Manado.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre-experimental one-group pre-test and post-test design. Responden 10 Sampel menggunakan tekni consecutive sampling.Tritmen yang diberikan pemberian peppermint oil sebanyak 5 tetes di kasa dan dihirup selama 3-5 menit. Instrumen lembar observasi.Intensitas nyeri diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan skala nyeri (Numeric Rating Scal). Data dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon signed rank test.Hasil: Data pre test skala nyeri kepala didapatkan nilai rata-rata skala nyeri 7 dengan kategori nyeri berat dan post test didapatkan nilai rata-rata skala nyeri 4 dengan kategori nyeri sedang .uji lanjut dengan wilcoxon terbukti ada pengaruh secara signifikan pemberian peppermint oil terhadap nyeri pada pasien cedera kepala ringan (p < 0,05),kesimpulan: Pemberian peppermint oil berpengaruh terhadap nyeri kepala pada pasien cedera kepala ringan