Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Image of Implementasi Active Cycle of Breathing Technique dalam mengeluarkan sputum pada pasien pneumonia di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbuka 2025

Implementasi Active Cycle of Breathing Technique dalam mengeluarkan sputum pada pasien pneumonia di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado

Tahun terbit
2025
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI KEPERAWATAN 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiii, 77 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
11 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Jonathan Herry Fransiskus Lolong

Abstrak

Pneumonia merupakan infeksi akut pada jaringan paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme, terutama Streptococcus pneumonia, ditularkan melalui droplet saluran pernapasan. Gejala klinis yang umum meliputi batuk berdahak, sesak napas, demam, nyeri dada. Penumpukan sekret akibat batuk berdahak dapat menyebabkan gangguan bersihan jalan napas, yang menimbulkan masalah keperawatan berupa bersihan jalan napas tidak efektif. Salah satu intervensi yang digunakan untuk meningkatkan bersihan jalan napas adalah Active cycle of breathing technique (ACBT), yaitu teknik pernapasan yang bertujuan untuk meningkatkan ventilasi paru dan membantu mobilisasi sekret.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada tanggal 14-17 Mei 2025 di Ruang Pavilium Efesus, RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Instrumen penelitian meliputi format pengkajian keperawatan medikal bedah, standar operasional prosedur (SOP) active cycle of breathing technique dan lembar evaluasi bersihan jalan napas.
Hasil penelitian teridentifikasi tanda dan gejala bersihan jalan napas tidak efektif dengan keluhan batuk berdahak. Menunjukkan adanya penurunan signifikan pada produksi sputum (dari 15 ml menjadi 5 ml), penurunan bunyi ronkhi, perbaikan pola dan frekuensi napas, serta meningkatnya kemampuan pasien dalam batuk efektif. Evaluasi total skor menunjukkan peningkatan dari 24 pada hari pertama menjadi 27 pada hari kedua, dengan kesimpulan bahwa masalah bersihan jalan napas berhasil diatasi. Intervensi dihentikan pada hari ketiga dan pasien direncanakan pulang.
Kesimpulan, penerapan active cycle of breathing technique yang merupakan modifikasi dari teknik batuk dapat meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien pneumonia.

Berkas

Baca Akses terbuka Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KTI KEPERAWATAN 2025
KTI000902025
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar