Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan mental, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan pada lansia sering dipicu oleh penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, dan asam urat yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Data menunjukkan prevalensi kecemasan lansia di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya, termasuk di Sulawesi Utara. Penanganan kecemasan perlu dilakukan untuk mencegah dampak lebih lanjut, baik secara fisik ma...
Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan mental, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan pada lansia sering dipicu oleh penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, dan asam urat yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Data menunjukkan prevalensi kecemasan lansia di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya, termasuk di Sulawesi Utara. Penanganan kecemasan perlu dilakukan untuk mencegah dampak lebih lanjut, baik secara fisik maupun psikologis. Salah satu intervensi yang dapat digunakan adalah teknik relaksasi otot progresif (ROP). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik relaksasi otot progresif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia. Metode Penelitian: Menggunakan metode deskriptif dengan rancangan kuantitatif dan kualitatif pada 6 lansia yang mengalami kecemasan di BPLUT Senja Cerah Manado mulai tanggal 23 Juni – 29 Juni 2025. Hasil Studi penelitian: Setelah dilakukan implementasi kepada subjek penelitian di dapatkan penerapan teknik relaksasi otot progresif yang dilakukan selama 7 hari diperoleh hasil setelah dilakukan relaksasi otot progresif terdapat penurunan tingkat kecemasan . adapun hasil yang di dapat sebelum melakukan relaksasi otot progresif responden merasa cemas setelah diberikan relaksasi otot progresif tingkat kecemasan menurun.
Kesimpulan: Teknik relaksasi otot progresif efektif diterapkan untuk menurunkan kecemasan pada lansia