PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Image of Implementasi Vulva Hygiene Dengan Rebusan Daun Sirih Untuk Perawatan dan Pencegahan Risiko Infeksi Pada Ibu Post Partum Di Puskesmas Bahu Kota Manado
0X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Implementasi Vulva Hygiene Dengan Rebusan Daun Sirih Untuk Perawatan dan Pencegahan Risiko Infeksi Pada Ibu Post Partum Di Puskesmas Bahu Kota Manado

Kusmiyati
Pengarang
Getruida Banon. H. Alow
Pengarang
Syelinda Kerin Binuni
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2025
Indonesia
Akses Terbuka

Abstrak

Latar belakang masa nifas merupakan periode penting pemulihan ibu setelah persalinan. Salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah luka perineum yang berisiko mengalami infeksi apabila perawatan vulva hygiene tidak dilakukan dengan benar. Daun sirih (Piper betle Linn) mengandung minyak atsiri, eugenol, dan senyawa aktif lain yang bersifat antiseptik, antibakteri, serta antiinflamasi, sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan alami dalam perawatan luka perineum. Penelitian ini bertujuan unt... Latar belakang masa nifas merupakan periode penting pemulihan ibu setelah persalinan. Salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah luka perineum yang berisiko mengalami infeksi apabila perawatan vulva hygiene tidak dilakukan dengan benar. Daun sirih (Piper betle Linn) mengandung minyak atsiri, eugenol, dan senyawa aktif lain yang bersifat antiseptik, antibakteri, serta antiinflamasi, sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan alami dalam perawatan luka perineum. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan vulva hygiene dengan rebusan daun sirih sebagai upaya perawatan dan pencegahan risiko infeksi pada luka perineum ibu post partum di Puskesmas Bahu Kota Manado.
Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu orang ibu post partum dengan luka perineum derajat I. Intervensi berupa vulva hygiene dengan menggunakan 7 lembar daun sirih yang sudah direbus selama 20 menit, diberikan dua kali sehari selama lima hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dengan skala REEDA, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif.
Hasil setelah implementasi selama 5 hari, kondisi luka menunjukkan perbaikan ditandai dengan berkurangnya kemerahan, edema, perdarahan, dan nyeri. Skala REEDA menurun, penyatuan luka semakin baik, serta tidak ditemukan tanda infeksi. Klien juga mengalami peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya vulva hygiene dalam mencegah komplikasi nifas.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI KEPERAWATAN 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
xiv, 96 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Post partum
Vulva Hygiene
luka perineum
daun sirih
Pernyataan Tanggung Jawab
Syelinda Kerin Binuni
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KTI KEPERAWATAN 2025
KTI000872025
Tersedia
Lampiran Berkas
Baca
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik