Kecemasan pre operasi merupakan respons emosional yang sering dialami oleh pasien menjelang tindakan bedah, termasuk pada pasien dengan indikasi sectio caesarea. Kecemasan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif baik secara fisik maupun psikologis. Terapi musik klasik merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi musik klasik pada pasien pre operasi sectio caesarea di RS Dr. J....
Kecemasan pre operasi merupakan respons emosional yang sering dialami oleh pasien menjelang tindakan bedah, termasuk pada pasien dengan indikasi sectio caesarea. Kecemasan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif baik secara fisik maupun psikologis. Terapi musik klasik merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi musik klasik pada pasien pre operasi sectio caesarea di RS Dr. J. H. Awaloei Manado dan mengevaluasi efektivitasnya dalam menurunkan kecemasan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus terhadap dua pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi dilakukan dengan memperdengarkan musik klasik jenis Beethoven selama 40 menit menggunakan media handphone dan headset. Pengukuran kecemasan dilakukan menggunakan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale (SAS/SRAS) sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor kecemasan pada kedua pasien setelah diberikan terapi musik klasik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terapi musik klasik efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesarea