Latar Belakang: Stunting masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor penyebab utama adalah kurangnya pengetahuan gizi pada ibu hamil. Edukasi menggunakan media audiovisual diyakini efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu tentang pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting pada balita. Tujuan: Mengetahui efektivitas edukasi audiovisual mengenai gizi seimbang pada ibu hamil dalam mencegah stunting pada balita di Puskesmas Tanawangko. Metode: Penelitian in...
Latar Belakang: Stunting masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor penyebab utama adalah kurangnya pengetahuan gizi pada ibu hamil. Edukasi menggunakan media audiovisual diyakini efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu tentang pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting pada balita. Tujuan: Mengetahui efektivitas edukasi audiovisual mengenai gizi seimbang pada ibu hamil dalam mencegah stunting pada balita di Puskesmas Tanawangko. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi dilakukan melalui edukasi audiovisual sebanyak tiga kali kunjungan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner pre-test dan post-test, serta evaluasi tindak lanjut. Hasil: Sebelum intervensi, subjek mengalami defisit pengetahuan tentang gizi seimbang, ditunjukkan dari keluhan lemas, kurang selera makan, dan ketidaktahuan akan makanan bergizi. Setelah diberikan edukasi audiovisual, terjadi peningkatan pengetahuan, terlihat dari hasil post-test yang lebih tinggi dibanding pre-test serta adanya perubahan perilaku positif dalam konsumsi makanan seimbang. Kesimpulan: Edukasi audiovisual efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi seimbang dan berpotensi mencegah stunting pada balita. Diperlukan penguatan peran tenaga kesehatan dalam menerapkan edukasi berbasis audiovisual sebagai bagian dari pelayanan antenatal.